Minggu, 30 Maret 2014

TULISAN TOU2 MINGGU 1




Berawal pada sebuah turnamen balap mobil yang ternama di daratan Amerika yaitu Piston Cup, turnamen ini sendiri dilaksanakan setiap tahunnya maka tidak heran banyak sekali penonton yang datang untuk menonton jalannya balapan. Memasuki seri terakhir yang sangat menentukan tersebut terdapat 3 pembalap teratas yang memiliki poin teratas yang sama yaitu King, Chick dan tentu pemeran utamanya, Lightning McQueen.

Dari nama pertama ada King yang merupakan sang juara bertahan turnamen ini yang disponsori oleh sebuah perusahaan terkenal yang bernama Dinoco, namun balapan ini adalah balapan terakhirnya karena dia memutuskan untuk pensiun. Lalu ada Chick yaitu kompatriot King di turnamen ini, dia adalah pembalap yang sangat terobsesi dengan Dinoco. Dan nama terakhir ada Lightning McQueen, pembalap rookie dengan semangat balap dan ego yang tinggi nan berbakat dan juga ingin menjadi rookie sama seperti Chick sangat terobsesi dengan Dinoco padahal dia sudah memiliki sponsor Rust-eze ya.

TUGAS TOU2 MINGGU 1


TEAMWORK PADA PIT-STOP FORMULA ONE (F1)



Di Formula One (F1) , melakukan pengisian bahan bakar di tengah jalannya balapan berlangsung telah dilarang sejak tahun 2010, dan mobil masuk ke pit stop dengan tujuan utama mengganti ban. Tim terkadang juga melakukan penyesuaian dengan melakukan perbaikan kecil pada sayap depan dan belakang mobil, paling sering mengganti hidung dan sayap depan perakitan karena ada sering juga terjadi insiden di saat jalannya balapan. Strategi pit umumnya dilakukan antara dua dan empat berhenti yang dijadwalkan, tergantung pada sirkuit dan hal tertentu. Balapan antara pit stop yang umumnya dikenal sebagai 'stints'. 


Pada saat mobil ada di sekitar satu lap sebelum strategi pit stop dijalankan, kru pit tim akan menyiapkan ban baru dan semua peralatan yang diperlukan pit. Karena overhead rig pneumatik, tim mungkin memiliki semua mekanik pit dalam posisinya masing-masing sebelum mobil masuk pit, dengan pengecualian dari jack man belakang.
Menariknya, tidak seperti hampir semua bentuk lain dari balap yang menampilkan pit stop rutin, aturan Formula One untuk membatasi sebuah tim untuk kru pit tunggal  dengan dua mobil masuk.

Oleh karena itu, tim harus mengatur jadwal pit mereka sehingga hanya satu dari dua mobil mereka di pit pada waktu tertentu dan jangan sampai dalam satu pit malah masuk 2 mobil sekaligus dan sekaligus dapat memakan waktu berlebih yang mengakibatkan kerugian pada tim itu sendiri. Kebanyakan contoh balapan lain yang memiliki pit stop rutin memungkinkan setiap mobil kios pit sendiri dan kru.